Minggu, 20 Mei 2018

Ngopi Santai di KUPIKU Coffee

Bimakuru.blogspot.com - Ngopi Santai di KUPIKU Coffee. Sore itu, disaat sedang enak-enaknya menyerah pada keadaan kantuk yang dengan sangat amat memaksa membuat mata terasa berat, si Istri tiba-tiba menyodori layar ponsel yang sudah membuka aplikasi go-food.

"Lagi pingin yang seger-seger nih, kamu pilih yang mana?". Layar aplikasi sudah menunjukan beberapa pilihan macam-macam kopi.

Sambil mencoba mempertahankan mata terbuka dan fokus pada layar ponsel, sekilas terlihat tulisan Kupi. "Mana nih?" sahutku spontan.

"Kupiku Coffe" timpalan si Istri. "Udah, ke sana aja, deket ini", usulku.

Singkat cerita kamipun bergegas menuju sekitar Terminal Condong Catur, lokasi dimana Kupiku Coffe berada. Tentu dengan beragam kegiatan sebelumnya, mulai dari anu-in ini dan anu-in itu.

Oh iya, saya awalnya dapat rekomendasi warung kopi, atau mungkin lebih enak disebut kafe kopi ini dari @valeribj. Kebetulan letak kos-an kawan kantorku yang ternyata masih ada hubungan kekerabatan dengan si Istri ini dekat dengan Kupiku Coffe.

Sampainya kami di sana, hanya ada satu motor terparkir di depan kafe. Tebakan kami pertama adalah, itu pasti motor si barista. Kebetulan terlihat dari luar, di dalam kafe belum ada pengunjung kecuali si barista yang sepertinya sedang sibuk dengan kedua tangannya. Entah sedang meracik kopi atau sedang meracik updatean instagram di ponsel pintarnya.

Masuk lewat pintu depan yang memang  cuman ada satu-satunya bagi pengunjung Kupiku Caoffee ini, kami langsung menuju meja kasir dan juga meja baristanya untuk mencari daftar menu. Mas Barista yang belakangan juga kami ketahui sebagai seorang model di akun Instagram Kupiku Coffee ini langsung mengarahkan kami ke daftar menu yang sudah ditampilkan di pojokan dekat kasir.


Menu yang menarik perhatianku pertama adalah Kupiku Signature. Tapi, ternyata hanya disajikan versi panas, tidak dalam versi dingin. Padahal kami tujuannya cari yang seger-seger, identiknya kan dengan minuman dingin yaak.

Akhirnya saya memilih Es Kopi Susu Original. Si Istri yang bingung memilih menu, akhirnya jatuh ke pilihan Es Kopi Susu Gula Aren. Penampakan pesanan kami, seperti di foto paling atas di artikel ini.

Apa beda Es Kopi Susu Original vs Es Kopi Susu Gula Aren. Dari warna sudah mencolok, yang pakai gula aren lebih berwarna cokelat, ini kondisi setelah diaduk rata yaak.

Dari rasa, yang pakai gula aren lebih manis dari kopi susu original. Dan pilihan sayapun tepat kali ini. Karena tidak suka yang terlalu manis, menu Es Kopi Susu Original di Kupiku Coffeee ini lebih cocok di lidah saya gaes.


Secangkir kopi, cangkir kopi, khasiat kopi, manfaat kopi pahit, efek minum kopi, kopi lampung, kopi indonesia, cara membuat kopi.

Sumber foto: https://twitter.com/bimakuru/status/997902833440571393

Rabu, 09 Mei 2018

Thirty Three My Age

Dimulai dengan nonton El-Clasico terakhirnya Andrés Iniesta, skor berakhir 2-2. Seperti biasa, sambil main Footbal Manager disambi nonton pertandingan sepak bola di televisi. Dan juga seperti biasanya, istriku kalau lihat aktivitasku itu selalu bertanya "Kamu nonton bola atau main game?" - dia paling gak suka kalau suaminya main game.

Pertandingannya seru sih, tapi sepertinya wasit kurang tampil well. Banyak pelanggaran yang lepas dari pengawasan wasit. Tanpa memihak mana-pun, kedua tim tampil garang. Terlebih Iniesta pastinya, tampil total karena ini musim terakhirnya bersama Barcelona dan menjadi El-Clasico terakhirnya. Yang gak paham sepak bola, apa itu El-Clasico? siapa itu Andrés Iniesta? coba Googling di Yahoo dulu yesss.

Meskipun aku fans Juventus, tapi karena Liga Italia jarang disiarkan di Tv lokal saat ini, jadi seadanya aja ada siaran sepak bola apa aja ditonton deh. Kalau Liga Inggris ya nonton Tottenham Hotspur, kalau ada siaran Liga Spanyol ya nonton Barcelona.

Terkait Thirty Three My Age, yak orang dekat saya pasti tahu kalau Bulan Mei ini bulan yang spesial buat saya. Ulang Tahun coy!

Ya itu tadi, sejak subuh sudah dimuali dengan nonton sepak bola. Sampai selesai lah, sekitar jam 03.30 WIB. Lanjut tidur seadanya, karena pagi mesti nganterin istri kerja dan harus sampai tempat kerja setengah delapan.

Rencanaya hari ini aku ambil cuti, tapi karena kemarin Jumat para bos-bosnya pada gak stand by di kantor jadi gagal dapat tanda tangan buat ijin cuti. Dan tetap harus ngantor, ya udah jalani aja hahaha.

Udah tahu kan kalau klub sepak bola Bimakuru adalah Juventus. Nah, terkait Thirty Three My Age, kebetulan ada pemain Juventus yang pakai Jersey nomor Tiga Puluh Tiga. Namanya adalah Federico Bernardeschi, siapakah dia? Googling di Yahoo lagi sana!




Selasa, 26 September 2017

Diskusi Maya (yang) Penuh Tafsir Ekspresi

Bimakuru - Kali ini matahari sudah nampak bersinar sendirian tak ditemani gerimis syahdu seperti hari sebelumnya. Cuaca pagi ini juga nampak lebih gerah dari hari sebelumnya. Baroto masih belum siuman dari tidurnya, ketika sang istri yang sudah cantik bersolek bersiap berangkat kerja.

Seperti hari-hari biasanya, sembari menunggu jam berangkat kerja sang istri selalu menghampiri Baroto untuk sekedar ngobrol di pagi hari dan tentunya membangunkan sang suami yang hobinya memang bangun siang itu.

Sesaat kemudian alarm berbunyi kencang dari ponsel sang istri yang artinya ia harus segera mencium kening suaminya dan bergegas memacu motornya menuju tempat kerjanya. Baroto segera membalas ciuman di kedua pipi istri cantiknya itu.

Setelah berpamitan satu sama lain, sang istri bergegas menyalakan kendaraannya. Baroto sibuk mencari ponselnya yang entah berada di bawah bantal atau sudah terjatuh dari tempat tidurnya. Suami yang hobi bangun siang itu segera membuka ponselnya untuk mengecek adakah pesan yang masuk, atau sembari membaca bebrapa group whatsapp yang membuat ponselnya ramai dengan notifikasi pesan.



Tidak semua pesan di whatsapp group dibalasnya, memang ia tidak begitu selalu aktif disetiap percakapan group. Hanya hal yang dirasa menarik ataupun terkait pekerjaan yang akan cepat ia respon ataupun tanggapi. Bahkan beberapa banyak group disettingnya dalam mode bisu (mute).

Di group alumni sekolah senior sedang ramai membahas kelahiran dua bayi dari dua keluarga kawan sekolah yang baru saja lahir. Di group sekolah junior sedang bahas Paus Fransiskus yang sedang dikritisi oleh kubu Konservatif.

Well, beda group beda topik bahasan memang. Baroto membaca sekilas setiap percakapan di masing-masing group dengan sembari menarik selimut dan membetulkan posisi guling yang keluar dari dekapan selangkangannya.

Bagi sebagian orang pembicaraan terkait agama pastinya menarik, seperti yang sedang dibahas di group sekolah junior tadi. Dimana topinya kira-kira terkait kubu konservatif yang menuding Paus Fransiskus menyebarkan ajaran sesat. Wow, pastinya cukup menarik untuk digoreng dan diperdebatkan bukan?

Tapi ternyata tidak untuk hari itu, bahkan tidak banyak yang mengomentari tautan yang dibagian di group tersebut. Ada kawan yang berusaha meminta dua orang kawan yang alumni Seminari-pun tidak direspon. Termasuk juga Baroto yang meskipun seagama, sedikitkpun tidak tertark untuk membahasnya, hanya sebatas membaca beritanya saja lalu beralih ke group yang lain.

Jempolnya masih menggeser-geser layar sentuh ponselnya masih untuk hanya sekedar membaca-baca percakapan di beberapa group whatsapp yang diikutinya. Kembali sampai lagi ke group alumni sekolah senior yang masih ramai dengan topik lahiran bayi.

Sepintas teringat pada group yang sama, beberapa minggu atau sebulan yang lalu, Baroto mencoba mengingatnya namun tidak menemukannya, seorang kawan harus kehilangan calon bayi yang dikandungnya (keguguran).

Kala itu juga banyak ucapaan untuk mengeutakan sang ibu atas peristiwa tersebut. Banyak ekspresi yang tersirat dari berbagai ucapan dari minggu lalu hingga minggu ini. Yah, minggu sebelumnya topiknya kematian, minggu ini topiknya kelahiran.

Kelahiran, Rejeki, Kematian serta Nasib Baik dan Buruk semuanya sudah ada ceritanya masing-masing. Semua tergantung kita dalam menanggapinya. Banyak ekpresi untuk menganggapinya, ataupun kadang banyak penafsiran yang berbeda dalam membaca ekspresi di lini masa dunia maya itu.

Baroto masih terus mengamati layar ponselnya sembari mencari charger karena batrei sudah mulai low. Juga se-low energinya pagi itu untuk segera beranjak dari tempat tidurnya.

(Ruang Belakang Lotta, 26 September 2017)

Selasa, 21 Maret 2017

Memilih Nama "CIRO" Untuk Beagle Kami

Bimakuru - Tempat pada hari Minggu, 16 Oktober 2016 kami mengadopsi seekor anakan anjing ras Beagle. Memang sudah menjadi rencana kami (saya dan istri) untuk memelihara anjing di rumah kami. Kebetulan saya dan istri sama-sama menyukai memelihara anjing.

Awalnya kami mendapat info dari kawan istri saya, tetangganya (sebut saja mbak Mela) ingin mencari pengadopsi untuk anak anjingnya. Rencana awal, anak anjingnya baru boleh diadopsi setelah usianya 3 bulan yang diperkirakan pada bulan November. Tapi karena satu dan lain hal, mbak Mela membolehkan kami mengadopsi lebih cepat.


Dan akhirnya pada hari Minggu itu kami resmi membawa pulang anjing kecil itu. Info dari mbak Mela, ini adalah generasi ketiga dari sepasang indukan Beagle-nya. Biasanya, di sebuah kennel (peternakan anjing ras) untuk mengingat urutan generasi kelahiran sang anjing dilihat dari namanya yang sesuai abjad. Jika kelahiran pertama maka seluruh anakan akan diberi nama berawalan dengan huruf A. Begitu selanjutnya, yang kedua B, ketiga C, dan seterusnya.

Sebenarnya sah-sah saja kami menamai anjing baru kami ini dengan nama apa saja. Namun, kami memilih untuk mengambil tradisi pemberian nama tadi, kami memilih nama dengan awalan huruf C.


Foto Ciro bareng Bapak-Ibunya sebelum kami adopsi

Latar Belakang Memelihara Anjing


Kenapa kami merencanakan untuk memelihara anjing di rumah kami adalah untuk membantu dalam menjaga rumah. Kebetulan saya dan istri kerja kantoran, jadi ada dimana saat rumah kami tidak berpenghuni. Ditambah lagi beberapa hari sebelum kami mengadopsi anjing kami tersebut, terjadi 2 kali pencurian di komplek perumahan kami. Kejadian pencurian tersebut hanya berselang satu gang dari tempat tinggal kami.

Ditambah lagi beberapa hari sebelumnya saya sempat tugas ke luar kota, maka tawaran untuk mengadopsi lebih cepat tadi kami terima. Meski konsekuensinya kami harus memberi susu ekstra untuk anakan anjing tersebut.

Sepak Bola dan Juventus

Salah satu olahraga favorit saya adalah sepak bola. Bermain sepak bola maupun menonton pertandingan sepak bola menjadi hal wajib bagi saya setidaknya dari jaman SD hingga Kuliah. Hingga akhirnya lebih banyak aktifitas nonton sepak bola daripada memainkannya.

Dan Juventus adalah klub favorit saya sejak jaman saya SD. Sekitar tahun 90an sepak bola Italia sedang jaya-jayanya, bahkan RCTI kala itu setiap weekend rutin menyiarkan pertandingan Liga Italia Serie-A. Sejak saat itulah saya ngefens dengan Del Piero dan Juventus.

...

Dan karena sedang mencari nama dengan huruf awalan C, saya coba mencari referensi nama-nama unik dan bahkan nama-nama sosok terkenal. Akhirnya, teringat nama seorang legenda Juventus dan timnas Italia yang terkanal sebagai pemain belakang yang tanggu dia adalah Ciro Ferrara.

Seperti dapat dilihat di berbagai referensi di Internet, Ciro Ferrara selalu dikaitkan dengan nama besar Juventus meski sebelumnya telah membela Napoli selama 10 tahun dari tahun 1984 hingga 1994. Sebelas tahun berkostum Juventus dari 1994 hingga 2005, total Ferrara bermain sebanyak 253 kali di berbagai ajang kompetisi. Dikela sebagai seorang bek tenga yang tangguh, Ferrara mencatatkan telah menyumbang 15 gol selama karirnya untuk Juventus.

Dan akhirnya kami sepakat untuk memilih nama Ciro sebagai anggota keluarga kami yang baru itu.

Rabu, 11 Januari 2017

MiFi Andromax M2Y Solusi Kebutuhan Internet Rumahan

Bimakuru - Lama gak bikin review produk nih, kali ini saya akal coba mengulas salah satu anggota baru di rumah, yaitu perangkat internet Mobile Wifi (mifi) Andromax M2Y.

MiFi M2Y ini saya beli pada hari Minggu (20/3/2016) di Amplaz Yogyakarta seharga Rp 299.000. Keputusan untuk membeli produk Smartfren ini tentunya dari berbagai pertimbangan sebelumnya.

Salah satu alasannya kala itu adalah modem 4G unlock untuk semua simcard harganya masih terlalu malah untuk saya. Rata-rata harganya masih diatas Rp. 500an ribu, jadi untuk harga MiFi M2Y ini masih terjangkaulah untuk kantong saya.

Itupun saya tidak langsung dengan segera untuk membeli perangkat Modem Wifi ini. Karena saya tidak tahu jangkauan Smartfren 4G apakah sudah sampai area rumah saya.

Pertama saya cek dulu via online, karena di laman smartfren terdapat fitur untuk mengecek keterjangkauan signal 4G di duatu daerah. Tampilannya seperti peta Google Maps gitu, interaktif dan dapat langsung mengisikan kawasan/lokasi tempat tinggal kita.

Kedua saya coba pinjam Modem Wifi MiFi M2Y milik teman saya. Kebetuan, ada seorang teman yang memiliki perangkat ini dan boleh saya pinjam dulu untuk keperluan mengecek dan menmbuktikan signal Smarfren di area tempat tinggal saya.

Dan karena sudah bisa nyangkut signal 4G di rumah saya, maka keputusan untuk membeli perangkat Modem Wifi ini semakin bulat.

Akhirnya pada weekend minggu itu saya berkunjung ke Amplaz Yogyakarta untuk membeli perangkat modem wifi ini.

Hampir satu tahun saya menggunakan perangkat tersebut dengan nomor bawaan sejak membeli, dengan paketan data seharga Rp. 100 ribu mendapat 5Gb dan Quota Malam (lupa) Gb.

Foto: Google Image



Jumat, 16 Desember 2016

Sejarah Sekaten : Adat, Budaya dan Wisata

Bimakuru - Sejak bulan November 2016 lalu beberapa ruas jalan di sekitar (menuju) Alun-alun Utara Keraton Jogja ditutup. Hal ini berkaitan dengan dilaksanakannya Pasar Malam Peringatan Sekaten (PMPS) yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya.

Kepadatan lalu-lintas mulai terasa ketika saya melintas di Jembatan Sayidan pada Sabtu malam, 10 Desmber lalu. Kepadatan kendaraan baik pemotor, mobil pribadi hingga bus mulai mengular hingga ke perempatan gondomanan. Mayoritas menuju ke arah Alun-alun Utara, tentu saja untuk mengunjungi PMPS.

Seingat saya baru kali ini acara Pasar Malam Sekaten kendaraan pribadi boleh masuk hingga sekitar Alun-alun, biasanya hanya boleh parkir diluar gerbang saja. Gelaran acara Pasar Malam Sekaten ini rutin digelar setiap tahun bertempat di Alun-alun Utara Keraton Jogja.



Sejak kapan acara Sekaten ini sudah mulai dilaksanakan ?

Asal-usul istilah sekaten disebutkan ada beberapa versi. Salah satu laman menyebut setidaknyaada tiga versi asal mula istilah Sekaten. Pendapat pertama Sekaten berasala dari kata Sekati, yaitu nama dari sepasang gamelan milik Keraton Jogja yang disebut dengan nama Galeman Kanjeng Kyai Sekati yang ditabuh (dimainkan) untuk memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW.

Pendapat kedua mengatakan bahwa Sekaten berasal dari kata Suka dan Ati (suka hati, senang hati) karena masyarakat menyambut hari Maulud tersebut dengan perasaan syukur dan bahagia dalam perayaan pasar malam di Alun-alun Utara.

Pendapat ketiga menyebutkan bahwa Sekaten berasal dari kata Syahadatain, dua kalimat dalam Syahadat Islam, yaitu syahadat aukhid (Asyhadu alla ila-ha-ilallah) yang berarti "saya bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah" dan syahadat rasul (Waasyhadu anna Muhammadarrosululloh) yang berarti "saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad utusan Allah".

Wikipedia menyebut Sekaten adalah acara peringatan ulang tahun nabi Muhammad SAW yang diadakan pada setiap tanggal 5 bulan Jawa Mulud (Rabiul Awal tahun Hijriah) di Alun-alun utara Surakarta dan Yogyakarta. Upacara ini dahulu dipakai oleh Sultan Hamengkubuwana I, pendiri keraton Yogyakarta untuk mengundang masyarakat mengikuti dan memeluk agama Islam.

Sumber lain mengatakan bahwa acara Sekaten ini sudah dilakukan jauh sebelum Keraton Jogja berdiri bahkan sudah mulai diadakan sejak Kerajaan Demak pada pemerintahan Raden Patah dengan tujuan untuk melestarikan tradisi perayaan tahunan yang sudah ada pada masa Majapahit.

Hal tersebut diduga karena Raden Patah adalah anak dari raja terakhir Majapahit, Brawijaya V. DIkarenakan Majapahit adalah kerajaan Hindu-Budha, kebudayaan bawaan ini dirasa tidak sesuai dengan ajaran Islam oleh Walisongo. Sehingga tradisi itu  disesuaikan dengan ajaran agama Islam, yaitu dilaksanakan pada bulan Maulud tanggal  dua belas dengan maksud memperingati hari kelahiran nabi Muhammmad SAW.

Raden Patah sebagai raja pertama Kerajaan Demak bersama dengan Walisongo mengkolaborasi antara gamelan sebagai kesenian-budaya untuk memperkenalkan agama Islam pada masyarakat. 
Agar kegiatan tersebut menarik perhatian rakyat, dibunyikanlah dua perangkat gamelan yang dibuat oleh Sunan Giri yang membawakan gending-gending ciptaan para wali, terutama Sunan Kalijaga.

Setelah mengikuti kegiatan tersebut, masyarakat yang ingin memeluk agama Islam dituntun untuk mengucapkan dua kalimat syahadat (Syahadatain). Dari kata Syahadatain itulah kemudian muncul istilah Sekaten sebagai akibat perubahan pengucapan. Sekaten terus berkembang dan diadakan secara rutin tiap tahun di Kerajaan Islam Demak.

Selanjutnya perayaan Sekaten ini terus terbawa seiring dengan perkembangan dan perpindahan Kerajaan Demak. Selanjutnya Pemerintahan Demak dipindahkan ke Pajang oleh Jaka Tingkir. Dari Pajang lalu dipindahkan ke Mataram oleh Sutawijaya (Panembahan Senopati). Melalui perjanjian Giyanti kerajaan Mataram dipecah menjadi dua yaitu Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Adat-istiadat serta kebudayaan disetiap pemerintaahn kerajaan diatas secara otomatis juga mempengaruhi dalam perkembangan perayaan Sekaten.

Hingga perkembangannya kini Sekaten tidak hanya sebagai sebuah kultur adat saja, namun juga digunakan sebagai tujuan wisata baik masyarakat di Jogja maupun luar Jogja. Jauh dari unsur keagamaan, Sekaten lebih identik dengan Pasar Malam yang ikut memeriahkan raingkaian acara dalam menyambut puncak Sekaten-nya itu sendiri.

Referensi:
http://nationalgeographic.co.id/berita/2015/07/kesultanan-pertama-di-tanah-jawa
http://krjogja.com/web/news/read/16552/Belum_Tahu_Sejarah_Sekaten_Begini_Awalnya
https://gudeg.net/direktori/345/riwayat-singkat-perayaan-sekaten.html
http://hudi-wahyu-p.blog.ugm.ac.id/2012/05/28/tradisi-sekaten-di-yogyakarta/
http://muslimlokal.blogspot.co.id/2014/01/tradisi-sekaten.html

Rabu, 07 Desember 2016

Melatih Anjing Buang Air Kecil Di Tempat Tertentu

Bimakuru - Memelihara anjing (bagi para pecinta anjing) seperti saya adalah suatu hal yang mengasikan. Meskipun di awal-awal penyesuaian yang anjing dengan lingkungan barunya kadang amat sangat merepotkan sang empunya tapi cukup menyenangkan untuk mempelajari setiap tipe anjing yang kita pelihara.

Baru-baru ini saya mendapat hibang seekor anak anjing jenis Beagle ras murni, kedua indukan stambum namun sayangnya sang anak terlambat untuk didaftarkan ke kennel. Sekalipun bisa, namun dendanya cukup tinggi untuk saya. Kami mengadopsi si anakan Beagel ini sekitar usia 2-3 bulan (menurut info si empunya) dan kami beri nama CIRO.

Di foto sih terlihat lucu dan menggemaskan, namun aslinya nakal. Semua-semua di gigit dan di kunyah, semua makanan dilahap, tak jarang hingga sampai muntah kekenyangan. Namanya juga anak-anak.

A photo posted by bimAKUru (@bimakuru) on

Namanya juga anak-anak, anjing lagi, ketika berada di tempat baru dan masih penyesuaian sudah lumrah jika buang air kecil (pipis) dan buang air besar (pup) sembarangan. Karena rumah kami tidak begitu besar, meski ada garasi dan teras depan, kami memutuskan memelihara anjing di dalam rumah, tidak dikandang atau di rantai di luar rumah.

Berikut ini pengalaman kami dalam melatih anjing pipis di kamar mandi

1) Kenali kebiasaan Pipisnya

Anak anjing pipis sembarangan itu biasa, apalagi jika berada di tempat baru. Masa adaptasi bisa digunakan sebagai waktu yang pas untuk melatih sejak dini bagaimana ia harus pipis.

Akan lebih baik jika anda dapat mengenali kebiasaan si anak anjing ini ketika ia akan pipis, sehingga anda dapat mengarahkan di mana ia harus nongkrong.

Tapi karena tidak 24 jam kami bisa menemani Ciro, maka kami menggunakan koran bekas untuk menandai lokasi pipisnya. Setiap kali Ciro pipis, segera kami tutup dengan selembar koran namun tidak segera kami bersihkan. Biarkan saja koran penutup pipisnya itu tetap di tempatnya. Baru kami bersihkan (plus dipel tentunya) bila memang koran sudah terlalu becek karena pipisnya si Ciro.

Awalnya bisa 2-3 tempat pipis idolanya. Lama-kelamaan jadi 1-2 tempat saja yang menjadi lokasi favorit pipisnya, kadang juga di luar koran, itu bonus!

Setelah hanya 1 lokasi berkoran yang jadi tempat favorit pipisnya, dan si Ciro sudah biasa juga pipis di koran sudah saatnya kami harus memindah koran ke lokasi yang ditentukan.

2) Pindahkan koran ke lokasi tertentu

Selanjutnya kami memindahkan koran di depan pintu kamar mandi. Kebetulan saya dan istri sama-sama kerja jadi dari pagi hingga sore kadang Ciro diluar pengawasan kami. Maka setiap pagi sebelum berangkat kerja, kami menyiapkan koran bersih di depan pintu kamar mandi. Hal tersebut diharapkan si Ciro akan selalu pipis di depan kamar mandi.

Tidak sampai satu bulan kebiasaan tersebut berjalan. Ciro 'terarahkan' untuk pipis di atas koran di depan kamar mandi. Selanjutnya kami selalu membuka pintu kamar mandi, dan menggeser koran semakin dekat (masuk) ke arah kamar mandi.

Tidak sampai satu minggu kami mendapati Ciro sudah pipis di dalam kamar mandi. Memang tidak secara langsung kami mengamati, namun setidaknya ada bekas pipis bau khas Ciro ada di kamar mandi. Namun tidak selalu di kamar mandi, ada kalanya masih di koran.

3) Biasakan....

Selanjutnya kami mulai tidak lagi menyiapkan koran di depan pintu kamar mandi, namun selalu membuka pintu kamar mandi agar Ciro dapat masuk kamar mandi. Saat ini Ciro sudah dapat pipis di dalam kamar mandi.

*Tapi bonusnya dia juga pipis di lantai dapur, aaarggggg...!!!



Tips lain dari kawan

Selain pengalaman saya diatas, seorang kawan di kantor juga membagi tipsnya dalam membiasakan anjing pipis di tempat tertentu, berikut tipsnya (yang belum saya praktekan)

1) Siapkan kain pel khusus untuk membersihakan pipis anjing. Bisa berupa kaos bekas, atau bekas kaos.
2) Gunakan khusus untuk membersihkan pipis anjing, namun jangan segera dicuci. Biarkan saja meskipun bau, karena anjing hanya mengenal bau.
3) Tempatkan kain pel tersebut di tempat tertentu yang anda inginkan agar anjing anda pipis disitu.
4) Kalaupun anjing anda masih pipis di sembarang tempat, setelah anda dapati anjing anda pipis bersihkan dengan kain pel khusus tadi. Selanjutnya tempelkan di moncong hidungnya, sembari anda memindahkan anjing dan kain pel tersebut ke tempat tertentu dimana anda ingin anjing anda pipis disitu.
5) Lakukan berulang kali hingga anjing anda akhrinya pipis di tempat khusus tersebut.
6) Jika sudah berbulan-bulan dan gagal, berarti anda kurang beruntung hehehe...

Atau anda punya pengalaman berbeda menganai melatih anak anjing pipis di tempat tertentu? Mari di bagikan di kolom komentar di bawah postingan ini, kami tunggu yaak.